Showing posts with label wawasan islam. Show all posts
Showing posts with label wawasan islam. Show all posts
Sunday, April 29, 2012
Saturday, November 5, 2011
Cara menghilangkan bau prengus daging kambing
Olahan daging kambing khas Idul Adha
Tidak terasa tinggal hitungan hari kita akan merayakan hari raya Idul Adha. Sudah siapkah anda dengan kurban? Lalu hidangan apa saja yang kira-kira akan kita sajikan saat merayakan Idul Kurban besok.
Namun, khusus Idul Adha kali ini, saya akan mencoba membagikan tips bagaimana caranya menghilangkan bau khas ‘prengus’pada daging kambing. Karena kita tahu, daging kambing itu susah susah gampang dalam mengolahnya. Salah-salah, bukannya kenikmatan sajian makanan daging kambing, malah nanti kita mabuk daging karena ada bau ‘prengus’ daging…
Berikut tips-tipsnya, semoga bermanfaat:
Perasan Jeruk Nipis atau Limau
Jeruk nipis atau limau memang terkenal dengan kasiatnya menghilangkan bau amis atau prengus didalam bahan masakan, termasuk daging-dagingan. Oleh karena itu, sebelum kita mengolah daging kambing, ada baiknya kita juga menggunakan perasan jeruk nipis atau limau untuk menghilangkan baunya.
Gunakan Timun
Ada alternative lain untuk menghilangkan bau khas daging kambing, yaitu dengan menggunakan potongan timun. Timun yang sudah dipotong-potong kita lumatkan bersamaan dengan daging kambing. Kita aduk bersamaan dengan daging selama 10-15 menit atau hingga dominan bau timun.
Kunyit dan Jahe
Selain perasan jeruk dan timun, kita dapat memakai potongan jahe dan kunyit. Perlu diperhatikan, jumlah kunyit yang kita pakai jangan terlalu banyak, jika ingin jahenya yang banyak. Proses ini berlangsung saat perebusan pertama daging. Jadi, kita merebus daging kambing bersama dengan jahe dan kunyit.
Lobak atau Kacang Hijau
Mungkin terkesan jarang didengar, namun ternyata lobak dan kacang hijau juga dapat digunakan dalam upaya menghilangkan bau daging saat dimasak. Kita dapat menambahkan irisan lobak atau segenggam kacang hijau dalam proses perebusan pertama daging.
Daun Jambu Klutuk
Daun jambu klutuk juga dapat kita pakai dalam proses perebusan daging untuk menghilangkan bau ‘prengus’ daging kambing. Caranya mudah, dengan menambahkan beberapa lembar daun jambu klutuk dalam perebusan pertama daging.
Arang
Alternatif lain yang mudah dalah dengan menggunakan arang saat perebusan pertama daging. Caranya dengan memotong kecil-kecil arang lalu cuci bersih dan dicampurkan ke dalam rebusan pertama daging kambing.
Demikian tips-tips dalam menghilangkan bau ‘prengus’ dalam mengolah hidangan kurban, khususnya daging kambing. Semoga bermanfaat dan Selamat Berkurban…
Label:
wawasan islam
Sunday, June 12, 2011
TIPS AGAR DAPAT SHALAT DENGAN KHUSYU’
Khusyu’ menurut defenisi Hasby ash Shiddieqy adalah pengekspresian ketundukan pada Allah dengan hati dan jasmani yang tenang. dengan demikian, dapat diambil kesimpulan khusyu’ berawal dari adanya ketenangan (thuma’ninah)
Khusyu’ adalah ruhnya shalat. setiap muslim, yang selalu bersemangat meniti jalan menuju nilai-nilai taqwa, pastilah mengerahkan segenap daya upayanya untuk mencapai ke-khusyu’an dalam shalatnya.
QS : 23:1.” Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman”
QS : 23:2. “(yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya
Menurut Iman Al-Ghazali, shalat khusyu’ itu terdiri dari 6 pilar, yaitu :
1. Hudlurul Qalbi (Menghadirkan Hati)
Adalah pemusatan fikiran dan fokus bermunajat kepada Allah, tidak sedang berpikir yang lain. terkadang seseorang berpikir tentang sesuatu dalam shalat, pada hal sebelumnya dia tidak memikirkan apa pun, itu lah setan yang mencoba menyelami pikiran manusia agar berpaling dari kekhusyu’an.
2. Tafahhum (Penghayatan)
Mengerti dan memahami apa yang dibaca dalam shalat. dengan bekal pemahaman atas apa yang dibaca dalam shalat, seseorang dapat memusatkan fikirannya pada bacaannya. dan setelah memahami arti dan maksud dari bacaan, hendaknya di hayati.
3. Ta’dzim (Membesarkan Allah SWT)
Mengakui kebesaran Allah adalah pujian kepada Allah SWT atas Maha hebatNya atas segala nikmat yang diberikanNya. kebesaran atas kekuasaanNya yang tak tertandingi, yang menciptakan bumi dan langit berserta isinya, serta kagum atas kehebatan Allah yang maha besar atas segalanya.
4. Haibah (Takut dan Kagum atas kebesaran Allah SWT)
“Dari abi Rihanah sesungguhnya ia bersama Rasulullah SAW pada suatu peperangan, kemudian dia mendengar pada suatu malam Rasulullah SAW berdoa, api neraka haram menyentuh orang yang bergadang untuk ibadah di jalan Allah dan api neraka haram menyentuh orang yang air matanya mengalir karena takut kepada Allah. (H.R. ad Darimi)
5. Raja’ (Mengharap ampunan Allah)
QS : 2:218. “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
6. Haya’ (Rasa Malu)
QS : 16:19. “Dan Allah mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu tampakan”
Allah SWT adalah Dzat yang maha mengetahui segala sesuatu yang ada di bumi, perbuatan baik pastilah akan mendapat pahala dan perbuatan buruk menjadi dosa dan kehinaan bagi diri manusia itu. Diri kita yang tak luput dari dosa dan hawa nafsu, tampak begitu hinanya kita atas dosa kita di hadapan maha sucinya Allah, dan rasa malunya kita dihadapan Allah, membuat diri merasa takut akan dosa kita dan siksa Allah SWT, sehingga memacu kita untuk bertaubat dg sungguh sungguh dan selalu berbuat amal kebaikan untuk medapat ridho Allah SWT.


Label:
wawasan islam
Subscribe to:
Posts (Atom)






